Fakta Flu Pada Kucing Kesayangan Anda

0 557
Kucing Dengan Gejala Flu

Flu Pada Kucing Kesayangan

Flu pada kucing seperti halnya flu pada manusia yang bisa menyebabkan hidung meler, mata merah dan sakit tenggorkan. Gejala lainnya juga meliputi nyeri pada otot dan persendian, bisul pada mulut, bersin, kehilangan suara dan demam. Flu pada kucing biasanya tidak serius untuk kucing yang sudah dewasa, meskipun bisa membuat sakit. Semua kucing dengan gejala flu harus segera dibawa ke dokter hewan terdekat.

Apa yang menyebabkan flu pada kucing ?

Hal ini biasanya disebabkan oleh salah satu dari dua jenis virus, atau terkadang oleh beberapa bakteri. setelah terinfeksi, kucing yang terserang flu akan menumpahkan partikel virus dalam kotoran hidung dan mata dan dalam air liur. Meskipun kucing yang sedang sakit adalah sumber infeksi terbesar, beberapa kucing yang sehatpun bisa jadi adalah pembawa virus. Pembawa virus mungkin memang tidak menderita penyakit, tapi mereka bisa menularkan virus dan menginfeksi kucing lainnya. Partikel virus bisa bertahan selama satu minggu di lingkungan, sehingga kucing bahkan tidak perlu bertemu secara langsung untuk terkena penyakit ini. Partikel virus ini dengan sangat mudah dapat disebarkan melalui kontak dengan mangku makanan atau dengan mainan yang sudah terinfeksi, atau pada pakaian orang setelah menyentuh kucing yang terinfeksi.

Diagnosa flu pada kucing bisa dilakukan dengan cara menyeka dengan kain lap untuk mencari virus, tapi pada kebanyakan kucing peliharaan ini tidak perlu karena kucing peliharaan tidak membutuhkan perawatan khusus. Diagnosis mungkin perlu dan akan sangat membantu untuk kucing yang dalam proses perkembang biakan atau jika seekor kucing menderita salah satu komplikasi infeksi jangka panjang.

Bagaiman cara merawat kucing agar tidak mudah terserang flu ?

Tidak ada obat khusus yang digunakan. Antibiotik bisa jadi salah satu alternatif yang dapat membantu karena flu pada kucing sifatnya sama serti flu pada manusia, begitu virus tersebut merusak lapisan hidung dan saluran pernafasan yang rumit, infeksi bakteri dapat masuk dan menyebabkan komplikasi sperti pneumonia.

Pola asuh dan perawatan di rumah itu penting. Hidung dan tenggorokan yang tersumbat dapat menghentikan makanan dan minuman pada kucing yang dapat menyebabkan dehidrasi yang bisa sangat berbahaya pada kucing. Karena kucing anda mungkin telah kehilangan indera penciumannya, maka minum obat sakit tenggorokan yang berbau kuat harus ditawarkan. Disarankan seperti sarden, ayam panggang, atau salah satu makanan yang dianjurkan oleh dokter hewan. Krim atau es krim bisa menjadi pertimbangan jika kucing anda terkena bisul mulut, ada banyak sudut pandang tentang kelayakan pemberian produk susu kepada kucing. Kami tidak menganggap bahwa itu menjadi penyebab masalah pada kucing yang terbiasa mengkonsumsi susu, keju atau yoghurt, tapi seperti makanan lainnya, kami tidak menyarankan untuk memberi sejumlah besar makanan kucing yang belum pernah diberikan sebelumnya. Tapi mencampur air dengan makanan normal juga ide bagus. Dan untuk kucing yang tidak bisa makan mungkin perlu dirawat oleh dokter hewan untuk mendapatkan perawatan khusus.

Paksakan kucing anda untuk minum, karena cairan membantu untuk melonggarkan lendir pada teggorokan yang kental. Bersihkan kotoran pada hidung dan mata secara teratur menggunakan air garam (satu sendok teh garam untuk satu liter air). Inhalasi uap juga membantu melonggarkan pernafasan, jadi biarkan kucing di dalam kamar mandi atau saat anda mandi.

Apakah ada konsekuensi jangka panjang untuk flu pada kucing ?

Setelah terinfeksi, kucing tidak memiliki gejala apapun, namun sangat berpotensi untuk menularkannya pada kucing lain, keberadaan  induk semang bisa menjadi alasan mengapa kucing sangat mudah menularkan flu saat diperkenalkan ke rumah tangga kucing yang tampaknya sehat

Beberapa kucing pembawa virus kadang - kadang memiliki mata sayu dan hidung meler selama beberapa hari. Kambuhnya flu pada kucing bisa terjadi karena stres, seperti kunjungan ke dokter hewan atau kedatangan seekor kucing baru di rumah tersebut. Sedangkan beberapa kucing lainnya yang tidak beruntung memiliki hidung yang rusak permanen, meler, atau "rinitis kronis". Hal ini terjadi karena lapisan hidung yang telah rusak, jadi memungkinkan infeksi bakteri berulang yang disebabkan karena antibitoik.

Bisakah flu pada kucing dicegah ?

kucing anda stres

Kucing Tidur Lama

Ada banyak jenis vaksin serangan virus yang berbeda, sama seperti flu pada manusia, ada beberapa vaksin yang tidak efektif melawan flu pada kucing. Dua dosis vaksin dibutuhkan pada awalnya, diikuti oleh penguat reguler. Anda harus berkonsultasi dengan dokter hewan untuk rinciannya. Penting untuk diingat bahwa kucing anda harus benar sudah tervaksin jika anda ingin mengajaknya berlibur dengan naik kapal pesiar.

Vaksin yang rutin digunakan di Inggris hanya aktif melawan virus. Tapi vaksin juga tersedia untuk melawan bakteri flu pada kucing. Jika anda memelihara kucing untuk dikembang biakkan, maka anda harus mendiskusikannya secara intensif dengan dokter hewan, apakah perlu vaksin in diberikan.

Bahkan kucing yang sudah divaksinasi bisa jadi pembawa virus tanpa menunjukkan gejala apapun dan bisa menulari kucing lainnya. Anak kucing awalnya mendapatkan kekebalan dari ibu mereka, tapi seiring bertambahnya usia kucing, hal ini bisa memudar dan mereka menjadi rentan terhadap infeksi tersebut. Ibu kucing yang terinfeksi bisa ,menginfeksi anak kucing mereka tanpa menunjukkan penyakitnya sendiri. Anak - anak kucing bisa terkena flu atau juga bisa bebas dari segala infeksi, dan hal ini bisa memakan waktu selama dua minggu untuk tanda - tanda flu muncul. Jadi salah satu alasan adanya "kegagalan" vaksin, terutama pada anak kucing, mungkin karena mereka sudah terinfeksi pada saat vaksinasi. Vaksin, seperti halnya semua vaksin, tidak dapat mencegah terjadinya gelaja penyakit jika hewan tersebut sudah memiliki infeksi pada saat vaksinasi.

Kucing flu dengan penyelamatan karantina

Flu pada kucing bisa menjadi masalah nyata dalam kelompok kucing yang di karantina, terutama jika kucing baru sering dikenalkan, mencegah masuknya kucing flu dalam kelompok kucing adalah masalah yang kompleks, dan diskusi penuh dengan dokter hewan anda sangat penting.

Paling tidak, semua kucing baru, bahkan yang terlihat sehat harus dipelihara terpisah dari yang lain setidaknya selama dua minggu, dan mereka harus divaksinasi sebelum mereka di kelompokkan dengan yang lain.

Kucing bersin

Ingatlah bahwa tetesan dari seekor kucing bersin, bisa menularkan infeksi dengan jarah lebih dari beberapa meter. Cara terbaik adalah menjaga ibu kucing dengan anak kucing dalam isolasi sampai anak-anak kucing siap untuk pergi kerumah baru. Jika anda memiliki masalah dengan flu kucing di dalam kelompok kucing, maka cara terbaik adalah berhenti mengenalkan kucing baru di rumah atau di karantina.

Kenali virus dibalik flu pada kucing

Ada dua virus utama yang menjadi penyebanya. Yang pertama adalah tipe virus yang disebut "calicivirus", dan yang kedua adalah virus herpes kucing. Calicivirus ada dalam banyak bentuk yang sedikit berbeda. Vaksinasi terhadap calicivirus tergolong sulit, seperti virus flu pada manusia, karena vaksin tidak bisa menutupi semua gejala, sehingga tidak sepenuhya protekif. Berbeda dengan virus herpes, vaksinasi terhadap virus ini bekerja lebih baik.

Gejala sebenarnya yang disebabkan oleh kedua virus ini sedikit berbeda. Calicivirus biasanya lebih ringan dan khas yang menyebabkan ulkus mulut, pada anak kucing muda bisa menyebabkan ketimpangan. Virus herpes seringkali lebih parah dan cenderung mengimbulkan borok mata pada kucing.

Situasi dengan pembawa virus juga berbeda diantara keduanya. Setelah terinveksi dengan virus herpes, bisa diperkirakan semua kucing menjadi pembawa virus, namun virus tersebut hanya menyebabkan, virus air mata, air liur dan cairan hidung namun gejala tersebut hanya sebentar - sebentar.

Berbeda dengan calicivirus, kucing pembawa menumpahkan partikel virus secara terus menerus, jadi lenih dikenali pada lendir yang diambil oleh dokter hewan. Banyak kucing yang benar-benar dapat menyingkirkan virus dalam tubuh mereka setelah satu sampai dua tahun, sehingga mereka tidak lagi menjadi pembawa virus.

Ada juga beberapa jenis bakteri yang bisa menyebabkan flu pada kucing, salah satunya "bordetella bronchiseptica", bakteri ini adalah virus yang menyebabkan batuk pada anjing dan bisa diperkirakan kucing mungkin terkena "flu" dari anjing. Bakteri nampaknya juga mempengaruhi paru-paru, biasanya bisa diobati dengan antibiotik. Vaksin untuk jenis bakteri ini tersedia di luaran, namun biasanya tidak diberikan secara rutin, meski kadangkala digunakan untuk pembiakan di karantina.

Bakteri lain yang sering ditemui adalah chlamydophila felis. Gejala utama dari bakteri ini adalah membuat mata sakit, merah, berair, terkedang diserati dengan demam. Beberapa jenis antibiotik dan vaksinasi juga tersedai untuk bakteri jenis ini, meski tidak sepenuhnya protektif. Bakteri jenis ini tergolog yang sulit untuk disingkirkan jika sudah terinfeksi sepenuhnya dari sekelompok kucing

Category: Kesehatan, PerawatanTags: