Mana yang Lebih Baik, Dry Cat Food atau Wet Cat Food?

0 18811

Sibuntut.com - Jika anda melakukan survey kepada 10 orang pemilik kucing, mungkin ada banyak jawaban tentang mengapa mereka memilih makanan kucing yang bersifat kering (dry food) dan makanan kucing yang bersifat basah (wet food).

makan kucing kering dan basah

Sumber http://purinaone.com

Untuk memahami masalah dan perbedaan pendapat tersebut,hal pertama yang perlu kita pahami adalah  memahami fisiologi kucing.

Secara fisiologi, kucing berbeda dengan anjing. Anjing merupakan omnivora dan mampu untuk memecah dan mencerna secara sempurna protein nabati dan protein hewani.

Berbeda dengan kucing, kucing adalah jenis karnivora obligat. Hal ini menandakan bahwa kucing sangat membutuhkan daging berbasis otot dalam menu makanan mereka.

Meskipun secara teoritis mereka bisa mendapatkan cukup protein dari protein nabati, namun tetap saja kucing membutuhkan asam amino taurin untuk tumbuh dan berkembang secara sempurna. Kandungan taurin biasanya ditemukan terutama dalam daging otot hewan.

Hewan karnivora memiliki sistem pencernaan yang lebih sederhana dibanding omnivora. Hewan karnivora memiliki sistem pencernaan yang lebih pendek karena mereka tidak diharuskan untuk memecah selulosa kompleks yang biasanya ditemukan pada tumbuhan. Oleh karena itu, memperkenalkan protein nabati yang berasal dari tumbuhan, bisa mengundang pada sistem pencernaan kucing.

Secara umum,  wet food, dengan bahan utama adalah daging atau ikan, merupakan makanan yang lebih cocok untuk kebutuhan kucing sehari-hari.

Meskipun wet food kaya akan protein hewani, tapi hal itu tidak selalu menunjukkan bahwa wet food merupakan pilihan yang tepat bagi kucing. Dry food dengan kualitas terbaik tentu lebih baik untuk kucing Anda dibanding wet food dengan kualitas sedang atau kualitas rendah.

Dry food dengan kualitas terbaik akan memberikan asupan gizi yang lebih baik dibanding wet food yang berharga lebih murah.

 

Pertimbangan dalam Memilih Wet Food atau Dry Food

Hampir sebagian besar pemilik kucing memilih dry food sebagai makanan utama bagi kucing mereka. Dry food dengan kualitas terbaik tentu akan memberikan banyak manfaat bagi kucing. Namun begitu, ada beberapa pertimbangan lain mengapa kucing terkadang perlu diberikan wet food. 

Beberapa jenis dry food berkualitas rendah tidak mampu memberikan asupan nutrisi yang cukup bagi kucing. Dry food yang tidak diproses dengan baik, mereduksi sejumlah zat gizi penting yang dibutuhkan oleh kucing.

Oleh karenanya, beberapa pabrikan seringkali menambahkan tambahan zat sintetis sebagai cara mensiasati kekurangan zat gizi yang terjadi pada saat pemrosesan bahan makanan. Zat ini tentu tidak bernilai gizi yang baik bagi kucing.

Beberapa pertimbangan lainnya adalah kebutuhan air pada kucing. Kucing yang lahir secara alami dan hidup di alam bebas, mengkonsumsi hewan liar secara rutin. Dengan mengkonsumsi hewan liar, mereka mampu memenuhi kebutuhan air sebesar 70 persen setiap harinya. Hal ini tidak akan mereka dapatkan pada makanan dry food yang diberikan oleh manusia. Jika kebutuhan air pada kucing tidak dipenuhi, maka kucing akan berpotensi terkena dehidrasi yang dapat membahayakan fungsi organ ginjal mereka.

Walau begitu, anda tidak perlu khawatir jika anda lebih memilih dry food sebagai makanan utama kucing Anda. Anda dapat memberikan tambahan berupa air minum segar kepada kucing Anda selama kucing Anda makan. Berikan 1 cangkir air/10 pon berat badan kucing Anda dalam durasi 24 jam. Pemberian air akan mampu memenuhi kebutuhan air pada kucing Anda.

Sebagai konklusi, pemberian wet food atau dry food selebihnya tergantung pada selera Anda. Namun, tentu hal utama yang perlu Anda perhatikan adalah kandungan gizi yang dikandung oleh masing-masing bahan tersebut.

Category: MakananTags: