Mengatasi Penyakit Sariawan pada Kucing

2 58709

Sibuntut.com - Sariawan atau stomatitis berasal dari kata latin 'stoma' yang berarti mulut.  Penyakit sariawan merupakan salah satu penyakit yang menyebalkan sekaligus menyiksa penderitanya. Sariawan disebabkan peradangan berkelanjutan pada rongga mulut sehingga penderita kesulitan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman.

Penyakit sariawan sangat rentan menyerang mamalia, salah satunya kucing. Dalam pengobatan konvensional, penyakit sariawan pada kucing sangat sulit untuk disembuhkan atau dikendalikan. Pada kasus stomatitis yang lebih parah, beberapa veteriner kadang merekomendasikan untuk mencabut gigi geraham kucing karena berpotensi menyebabkan peradangan berkelanjutan.

penyakit sariawan pada kucing

Sumber : catclinicofcobb.com/

Sariawan pada kucing atau feline stomatitis dapat menyebabkan rasa sakit yang parah, kehilangan selera makan, depresi, lekas marah dan kecenderungan untuk menyendiri.

Gejala stomatitis:

  • Mulut berliur secara berlebihan
  • Bau mulut
  • pendarahan gusi
  • Kesulitan makan, menelan, kehilangan nafsu makan, atau anoreksia. Kucing mungkin sangat lapar, tetapi rasa sakit tidak memungkinkan untuk kucing untuk makan.
  • Penurunan berat badan
  • Kucing tidak menjilati tubuhnya seperti biasa
  • Tidak ingin disentuh atau dipegang

 

Suplemen alami untuk Feline Stomatitis

Untuk Mulut Peradangan dan Sehat Gusi

Cara paling efektif untuk menanggulangi peradangan akibat stomatitis adalah dengan memberikan vitamiin B non ragi. Hindari menggunakan produk ragi gizi. Hal ini dapat membuat kucing lebih rentan terhadap infeksi jamur di mulutnya.  Berdasarkan penelitian, penggunaan  vitamin B12 di malam hari membantu mengurangi sariawan dan menurunkan risiko terkena peradangan di masa mendatang. Vitamin B12 juga sangat penting dalam proses  penyembuhan sel, mata, saluran pencernaan, rambut, hati, sistem saraf, mulut dan kulit.

Selain itu, anda dapat menambahkan seluruh sumber makanan vitamin B kompleks pada makanan kucing anda seperti telur, ikan, buah-buahan, rumput laut, daging, tulang gemuk (ayam atau kalkun leher), sayuran, kacang tanah.

Dosis Vitamin yang Disarankan

Selain Vitamin B dan B12, sangat disarankan untuk memberikan suplemen tambahan pada kucing anda. Beberapa jenis vitamin yang disarankan adalah :

  • Vitamin E: dengan 50 IU dan diberikan setiap hari. Jika memungkinkan, anda dapat menambahkan minyak yang digosokkan pada gusi untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi peradangan.
  • Vitamin A: Dosis yang diberikan bergantung pada berat badang kucing, disarankan pada dosis 2.000 sampai 5.000 mg untuk peradangan gusi. Gunakan tiga kali seminggu. Jika kucing anda  memiliki  masalah dengan livernya,  turunkan dosis vitamin yang diberikan menjadi setengahnya (antara 1.000 mg 2 kali seminggu).
  • Zinc: Diberikan dalam dosis 5 sampai 15 mg per hari. Hal ini sangat membantu untuk mengurangi peradangan dan sakit gusi.
  • Alfalfa tablet atau makan tulang (bebas timah): Merupakan kalsium tambahan untuk membantu memperkuat tulang di sekitar gigi. Berikan dalam dosis 1/4 sendok teh setiap hari.
  • Kelp atau Dulce Powder: Berikan dalam dosis 1/8 sendok teh setiap hari.
  • C0-enzim Q10, antioksidan yang dikembangkan di Jepang yang digunakan untuk penyembuhan selaput lendir. Q10 memiliki afinitas nyata bagi gusi. Berikan 5 sampai 10 mg per hari.
  • Pankreas Enzim, untuk membantu pencernaan. Dosis bergantung pada berat badan kucing, gunakan antara satu sampai satu setengah dosis manusia.
Category: KesehatanTags: