Mengidentifikasi Gejala Demam pada Kucing

0 16955

Sibuntut.com- Gejala demam pada kucing disebut juga Pyrexia. Demam pada kucing ditandai oleh suhu tubuh yang tinggi. Gejala ini ditimbulkan akibat upaya tubuh dalam melawan penyakit. Suhu tubuh normal pada kucing berkisar antara 37,7-39,1 ° C. Jika indikator termometer anda menandakan suhu tubuh kucing Anda di atas ambang batas, maka anda perlu bersikap waspada.

demam pada kucing

Sumber http://http://www.borderstan.com/

Ada dua penyebab peningkatan suhu tubuh pada kucing, pyrexia dan hipertermia (salah satu penyebab hipertermia adalah serangan panas).

Suhu tubuh diatur oleh bagian otak yang disebut hipotalamus. Hipotalamus dalam otak berperan sebagai termostat (pengendali suhu tubuh) dalam tubuh. Demam terjadi ketika tubuh merasakan adanya kehadiran pirogen. Pirogen adalah molekul kecil yang berperan dalam produksi zat yang berperan dalam peningkatan suhu tubuh.

Pirogen biasanya muncul akibat faktor eksternal sehingga merangsang produksi pirogen dalam tubuh. Pirogen memberitahu hipotalamus untuk meningkatkan ambang batas suhu tubuh sehingga terjadi demam.

Penyebab Demam pada Kucing

Beberapa indikator utama penyebab demam pada kucing di antaranya :

-Infeksi (bakteri, virus, parasit, jamur).
-Peradangan (pankreatitis, cholangiohepatitis, miokarditis /peradangan jantung).
-Kekebalan dimediasi (eritematosus sistemik lupus, anemiahemolitik, trombositopenia idiopatik)
-Kanker.
-Beberapa obat-obatan, (dikenal sebagai obat demam):Interferon, antibiotik tertentu, antihistamin.
-Gangguan endokrin (hipoparatiroidisme).
-Idiopatik (tidak diketahui penyebabnya).

Demam pada tubuh kucing berperan penting dalam upaya untuk memerangi setiap infeksi dengan menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat bagi patogen, sehingga sulit bagi mereka untuk melakukan reproduksi dan mengendalikan tubuh inang yang terinfeksi.

Temperatur yang tinggi juga membantu sistem kekebalan tubuh untuk berfungsi lebih efektif. Sayangnya,  demam sangat tinggi memiliki efek yang merugikan, terutama jika mereka berkepanjangan, ini termasuk kerusakan otak.

Tindakan Pertama Mengatasi Demam pada Kucing

Pemilik kucing disarankan untuk tidak menggunakan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas seperti Ibuprofen (Advil / Nurofen), Parasetamol (acetaminophen) atau Aspirin untuk mengurangi demam pada kucing. Jenis obat-obatan ini hanya berfungsi bagi organ tubuh manusia,  tetapi sangat beracun bagi kucing.
Pada umumnya, suhu tubuh yang berada pada kisaran 40,5 ° C harus dipantau secara ketat. Jika suhu naik di atas 40,5 maka Anda perlu melakukan tindakan perawatan ke rumah sakit hewan.

Pengobatan lebih lanjut harus ditujukan untuk mengatasi penyebab demam. Jika tidak diketahui penyebabnya secara pasti, dokter hewan Anda mungkin akan memberikan resep antibiotik untuk melihat apakah demam dapat diatasi.

Beberapa jenis obat-obatan yang akan diberikan di antaranya adalah :
-Glucorcoids atau obat imunosupresif untuk penyebab kekebalan atau peradangan.
-Analgesik, obat anti-mual dan perawatan suportif untuk mengobati pankreatitis.
-Obat anti-jamur untuk mengobati penyakit jamur.
-Kalsium dan vitamin D untuk mengobati hipoparatiroidisme.
-Obat untuk memperbaiki kelainan irama jantung.
-Obat untuk mengatasi penyebab anemia hemolitik.
-Transfusi darah mungkin diperlukan di dalam kasus yang parah, misalnya jika hasil diagnosa menunjukkan bahwa kucing ANda mengalami anemia hemolitik atau lupus eritematosus sistemik.

List obat-obatan di atas tentu diberikan atas persetujuan dokter. Oleh karena itu, jangan mengambil tindakan pertolongan pertama dengan memberikan obat-obatan tersebut tanpa resep dokter.

 

Category: KesehatanTags: