Merawat Kucing Baru Lahir

0 3678
merawat anak kucing

Merawat Kucing Baru Lahir

Pada musim-musim tertentu, kucing dewasa melakukan perkawinan. Hal itu umumnya terjadi pada kucing liar. Sebagai hasil dari perkawinan, tidak heran jika tiba-tiba kita mendengar suara tangisan anak kucing di atap rumah, gudang, atau tumpukan barang bekas.

Apabila kita tidak peduli dengan anak-anak kucing itu, maka sebaiknya biarkan saja mereka tumbuh dan berkembang dengan asuhan dari induk kucing. Walaupun demikian, tidak semua induk kucing bersedia memelihara anaknya sampai dewasa. Pernah suatu waktu ada anak kucing yang sangat disayang induknya di sekitar rumah saya, tapi tidak lama kemudian sang induk menghindar dari anaknya bahkan tega mengusirnya. Hal itu terus berlangsung sampai anak kucing itu mati.

Saya yakin kasus semacam itu tidak hanya terjadi di sekitar rumah saya. Apabila Anda ingin memelihara atau merawat anak-anak kucing baru lahir yang terlantar, maka diperlukan penanganan khusus terhadap mereka. Berikut ini adalah hal yang sebaiknya dilakukan dan tidak dilakukan apabila Anda ingin merawat kucing baru lahir.

Amati

Bisa jadi kita menemukan anak kucing baru lahir yang ditinggalkan oleh induknya di suatu tempat. Mungkin saja induknya sedang pergi mencari makan atau sedang dalam proses migrasi (mencari tempat lain untuk induk dan anak-anaknya). Yang perlu dipastikan pertama kali adalah apakah induk kucing akan kembali atau benar-benar menelantarkannya.

Untuk memastikan hal tersebut, posisikan diri Anda tidak terlalu jauh dari anak kucing, tetapi tidak juga terlalu dekat. Apabila Anda terlalu dekat dengan anak kucing, maka induk kucing tidak akan mendekati anak-anaknya. Mungkin Anda perlu pergi jauh-jauh dari anak kucing sebelum induknya kembali. Proses ini memakan waktu beberapa jam sampai induk kucing tidak merasakan kehadiran manusia di dekat anaknya.

Apabila Anda harus pergi dari kucing sebelum induknya kembali, pastikan bahwa anak kucing tidak dalam bahaya. Pertimbangkan apakah suhu di hari itu dingin (terutama jika Anda berada di daerah dingin seperti di Wonosobo)? Apakah akan turun hujan? Apakah ada hewan buas yang dapat mengancam kehidupan anak kucing? Apakah di sekitar anak kucing ada anak-anak yang suka menyiksa kucing? Apakah di sekitar kucing banyak kendaraan yang berlalu-lalang?

Jangan dengan gegabah mengambil anak kucing yang ditinggalkan karena induk kucing memberi kesempatan yang besar bagi anak kucing untuk bertahan hidup. Selain itu, makanan terbaik bagi anak kucing adalah air susu induknya.

Ketika Induk Kucing Kembali

Apabila induk kucing kembali pada anaknya, biarkan anak kucing tinggal bersama induknya sampai anak kucing disapih. Anda bisa memberi bantuan makanan dan tempat tinggal untuk mereka. Akan tetapi, pastikan jarak antara tempat tinggal dengan makanan yang Anda berikan agak jauh satu sama lain. Hal itu disebabkan induk kucing tidak ingin kucing lain tertarik dengan makanan yang berada dekat dengan tempat tinggalnya.

Setelah umur anak kucing mencapai enam minggu, sudah saatnya untuk mengambil anak kucing untuk diadopsi. Pada saat ini, perlu juga dilakukan kontrasepsi pada induk kucing karena induk kucing masih bisa hamil walaupun sedang menyusui. Akan tetapi hal tersebut tidak perlu dilakukan jika Anda ingin memiliki banyak anak kucing.

Ketika Induk Kucing tidak Kembali

Jika karena suatu sebab induk kucing tidak kembali, maka Anda harus langsung mengadopsi anak kucing tersebut. Hal itu bisa saja terjadi jika induk kucing mati karena kecelakaan atau memang tidak ingin memelihara anaknya atau karena sebab lain.

Perlakuan tersebut sangat penting dilakukan agar anak kucing bisa bertahan hidup. Akan tetapi Anda harus siap untuk memeliharanya sampai anak kucing disapih. Adapun makanan anak kucing yang bisa diberikan adalah susu komersial khusus untuk bayi kucing (misalnya KMR). Jangan berikan susu kental manis karena susu tersebut tidak baik bagi pencernaan anak kucing.

Category: PerawatanTags: