Perawatan Kucing Pasca Melahirkan

0 58037
perawatan kucing pasca melahirkan

Kucing Pasca Melahirkan

Dua hingga tiga minggu pertama adalah masa-masa yang penting untuk induk kucing yang baru melahirkan dan anaknya yang baru lahir. Anak kucing akan tumbuh dengan cepat dan induknya akan menunjukkan gejala-gejala pasca melahirkan pada waktu-waktu ini.

Prinsip perawatan kucing pasca melahirkan adalah membuat induk kucing senyaman mungkin sambil mengamati munculnya permasalahan pada induk kucing setelah melahirkan.

Perawatan setelah Anak Kucing Keluar dari Rahim Induk Kucing

Kucing Anda memerlukan perhatian yang khusus setelah melahirkan. Amati keadaan induk kucing Anda dengan melakukan hal ini:

  • Raba bagian pelvis induk kucing untuk memastikan bahwa semua anak kucing telah keluar. Kalau dokter hewan yang melakukannya, mungkin akan dilakukan pemeriksaan sinar X.
  • Ukur suhu induk kucing Anda. Suhu induk kucing mungkin naik-turun secara moderat jika dia sehat.
  • Hitung jumlah plasentanya. Jika ada satu anak kucing, pastikan plasentanya ada satu, jika ada dua anak kucing, pastikan plasentanya ada dua, dan jika ada tiga anak kucing, pastikan plasentanya ada tiga. Pastikan tidak ada plasenta yang tertinggal.
  • Periksa apakah induk kucing telah melepas plasenta.
  • Periksa apakah induk kucing menstimulasi pernapasan dan gerakan.
  • Periksa apakah induk kucing mulai menyusui anaknya.
  • Pastikan Anda telah bersiap-siap jika induk kucing menolak anaknya dan meninggalkan tugas keibuannya karena hal itu bisa disebabkan kondisi perilaku dan medis seperti infeksi. Jika itu terjadi, jangan menghukum induk kucing Anda. Konsultasikan hal tersebut pada dokter hewan.

Tempat Tinggal

Induk kucing yang baru melahirkan dan anaknya yang baru lahir memerlukan tempat yang tenang dan hangat. Oleh karena itu, tempatkanlah mereka di bagian rumah yang tenang. Ruangan yang terpisah cukup ideal bagi mereka dan pastikan ruangan tersebut cukup hangat. Kedinginan adalah hal yang berbahaya bagi anak kucing yang baru lahir.

Biarkan induk kucing menentukan apakah dia mau tinggal di tempat yang Anda sediakan atau tidak. Jika sang induk kucing betah, berarti induk kucing tersebut menerima tawaran Anda. Berilah sebuah kotak (misalnya dari kardus) yang dapat menampung induk kucing dan anak-anaknya yang baru lahir. Tumpukkan beberapa lapis handuk bersih di atas kotak tersebut. Handuk tersebut akan basah jika anak kucing buang air dan dengan menumpuknya seperti itu akan lebih mudah untuk mengambil lapisan handuk yang sudah basah tadi dan menggantinya dengan yang masih bersih. Berikan juga tempat makanan dan air di dekatnya.

Permasalahan Induk Kucing setelah Melahirkan

Induk kucing mungkin menunjukkan masalah pasca melahirkan. Permasalahan-permasalahan tersebut di antaranya adalah:

  • Mastitis. Mastitis adalah infeksi kelenjar susu yang terjadi ketika produksi susu induk kucing kental dan mampat. Puting susu menjadi bengkak dan panas, disertai memar yang jelas, dan induk kucing mungkin menolak anak-anaknya untuk menyusui. Penganganannya memerlukan dokter hewan dan sambil menunggu induk kucing sembuh, anak-anaknya harus diberi susu pengganti.
  • Hypocalcemia. Hypocalcemia atau demam susu jarang terjadi pada kucing dan disebabkan oleh kurangnya kalsium selama kehamilan dan masa menyusui. Gejalanya meliputi kejang, getaran otot yang tidak terkendali, kegelisahan, dan engahan yang berlebihan. Penanganannya memerlukan bantuan dokter hewan dan sambil menunggu induk kucing sembuh, anak-anaknya harus diberi susu pengganti.
  • Endrometitis. Endrometitis adalah infeksi serius pada uterus. Gejalanya adalah lemas, demam, dan produksi susu yang kurang. Induk kucing perlu dirawat inap untuk kesembuhannya. Tentu saja diperlukan bantuan dokter hewan untuk menangani masalah ini. Selama induk kucing belum sembuh, anak-anaknya harus diberi susu pengganti.
Category: Kesehatan, PerawatanTags: