The Angry Cats | Kucing Temperamen, Masalah dan Solusinya

0 3982

Sibuntut.com - Kucing yang temparamen merupakan masalah perilaku kucing yang paling umum terjadi di kalangan pecinta kucing. Meskipun kucing temparamen dianggap tidak terlalu mengancam dibandingkan anjing, namun kucing temperamen yang dipelihara di rumah tentu menjadi masalah serius jika mereka berada di sekelling anak kecil.

kucing pemarah

Sumber http://superiorplatform.com/

Kucing yang temperamen memiliki lima senjata potensial (gigi dan keempat cakarnya mencakar) dibandingkan anjing. Mereka dapat menimbulkan gigitan dan luka parah yang menyakitkan dan bisa menyebabkan infeksi.

Memahami Bahasa Tubuh Kucing

Memahami cara kucing berkomunikasi melalui bahasa tubuh mereka sangat penting bagi para pemilik kucing. Hal ini memungkinkan kita untuk lebih akurat "membaca" kucing mereka dan memahami perasaan dan motivasi mereka untuk melakukan apa yang mereka lakukan.

Hal ini juga membantu kita merespon lebih efektif perilaku agresif yang mungkin terjadi. Bahasa tubuh terdiri dari postur tubuh kucing, ekspresi wajah, posisi dan pengangkatan bagian tubuh tertentu, seperti telinga, ekor dan  kumis.

Bahasa tubuh kucing lebih halus dari bahasa tubuh anjing dan bisa lebih sulit bagi orang untuk ditafsirkan. Namun demikian, mengetahui apa postur dasar kucing dapat membantu para pemilik kucing menangani masalah lebih efektif dan berkomunikasi dengan kucing secara lebih baik.

Ancaman dan perilaku agresif kucing dapat berupa perilaku ofensif atau defensif. Kucing agresif akan selalu mencoba untuk membuat dirinya terlihat lebih besar dan lebih menakutkan, sedangkan kucing defensif agresif mengadopsi postur melindungi diri dan mencoba untuk membuat dirinya terlihat lebih kecil. Sebuah aturan praktis untuk semua reaksi tubuh mereka adalah-jangan sentuh! berusaha untuk meyakinkan mereka bahwa kita tidak mengancam dan membahayakan mereka.

Solusi

Untuk memastikan penyebab utama perilaku agresif pada kucing Anda, sangat disarankan Anda melakukan pemeriksaan medis terhadap kucing Anda. Beberapa kucing berperilaku agresif karena kondisi medis atau komplikasi.

Selain  kondisi akut yang menyakitkan, kucing dengan masalah ortopedi, kelainan tiroid, disfungsi adrenal, disfungsi kognitif, gangguan neurologis dan defisit sensorik dapat menunjukkan peningkatan iritabilitas dan agresi.

Kucing Geriatric dapat menderita kebingungan dan rasa tidak aman, yang dapat memicu perilaku agresif. Obat-obat tertentu dapat mengubah suasana hati dan mengurangi dorongan psikis mereka untuk berperilaku agresif. Selain itu, program diet juga berkontribusi mengurangi perilaku agresif mereka.

Jika masalah medis terdeteksi, penting bagi Anda untuk bekerja sama dengan dokter hewan Anda untuk memberikan kucing Anda kesempatan terbaik untuk meningkatkan rasa aman dalam diri mereka.

Kucing yang tempareramen merupakan masalah yang serius jika tidak diatasi. Perilaku temperamen pada kucing bersifat kompleks untuk didiagnosa dan  rumit untuk diobati. Banyak teknik modifikasi perilaku memiliki efek merugikan jika ditangani secara keliru. Oleh karenanya, penanganan kucing yang temperamen harus bersifat gradual untuk memastikan pengaruh dari terapi dan perawatan yang kita lakukan dapat dipantau dengan baik. Pastikan Anda didampingi oleh profesional dalam menyelesaikan masalah temperamen kucing ini.

Category: PerilakuTags: